Visi Kosmopolitanisme Islam di Lingkungan Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah

Main Article Content

Hasnan Bachtiar
Haeri Fadly
Moh. Nurhakim

Abstract

This paper tries to diagnose Islamic Cosmopolitanism's vision toward the circle of Young Intellectual Muhammadiyah Network (JIMM). The perspective of social diagnosis of the tradition of Mannhemian sociology of knowledge finds that JIMM has their own intellectual stand amongst some humanity discourses and ideas such as pluralism, multiculturalism, bhinneka nationalism, and cosmopolitanism. Elaborations among these discourses and ideas are played to serve the sense of social justice and humanity and human dignity in the world. These elaborations are dakwah efforts that want to be a winner in the midst of global civilization constellation. However, in these attitudes, JIMM has a foundation of thought which is interpreted into three ways, are progressive Islam, social liberation, and historical activism. In dealing with very different context of Muslim societies in the contemporary time, Islamic Cosmopolitanism of JIMM attempts to fulfil their mission through the agenda of internationalization Islam Berkemajuan and Indonesian Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Bachtiar, Hasnan, Haeri Fadly, and Moh. Nurhakim. “Visi Kosmopolitanisme Islam Di Lingkungan Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah”. Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam 5, no. 2 (December 7, 2015): 455–485. Accessed March 2, 2021. http://jurnalfuf.uinsby.ac.id/index.php/teosofi/article/view/116.
Section
Articles

References

Abdullah, M. Amin. “Ihsan dan Tasawwuf dalam Khazanah Pemikiran Islam (3)”, Suara Muhammadiyah, Edisi No. 18 (98) September 2013.

-----. “Paradigma Tajdid: Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam Modernis-Reformis”, Media Inovasi: Jurnal Ilmu dan Kemanusiaan, Edisi Khusus Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, 2010.

-----. “Peluang dan Tantangan Internasionalisasi Pemikiran Muhammadiyah”, paper dipresentasikan dalam “Tadarus Pemikiran Kaum Muda Muhammadiyah”, diselenggarakan oleh JIMM pada 17 Juli 2014 di UMM Malang.

-----. Wawancara. Malang 17 Juli 2014.

Abdurrahman, Moeslim. “Epilog”, Islam sebagai Kritik Sosial. Jakarta: Erlangga, 2003.

-----. “Islam dan Keragaman Budaya”, dalam Denny Mizhar dan Hasnan Bachtiar (eds.), Merajut Kebersamaan dalam Keragaman. Malang: RESIST Literacy dan Cordaid, 2010.

-----. “Krisis Sosial, Krisis Politik, dan Krisis Bangsa Majemuk”, Suara Tuhan, Suara Pemerdekaan. Yogyakarta: Kanisius, 2009.

-----. “Menggugat Modernitas Muhammadiyah”, Kuliah Umum yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Islam dan Filsafat (PSIF), 13 Maret 2010 di UMM Malang.

-----. “Munculnya Kesadaran Kritis Ber-Muhammadiyah: Sebuah Pengantar”, dalam Pradana Boy ZTF dan M. Hilmi Faiq (eds.), Kembali ke al-Qur’ân Menafsir Makna Zaman: Suara-suara Kaum Muda Muhammadiyah. Malang: UMM Press, 2004.

-----. “Pengantar”, Suara Tuhan Suara Pemerdekaan. Yogyakarta: Kanisius, 2009.

-----. “Tafsir atas Wahyu: Mengedepankan Transformasi, Bukan Reformasi”, Suara Tuhan, Suara Pemerdekaan. Yogyakarta: Kanisius, 2009.

Alfian. Islamic Modernism in Indonesian Politics: The Muhammadijah Movement during the Dutch Colonial Period (1912-1942). Disertasi--The University of Wisconsin-Madison, 1969.

Alief, Mohamad Ishsan. “Political Islam and Democracy: A Closer Look at the Liberal Muslims”, Wilson Center: Asia Program Special Report, No. 110, 2003.

Alwee, Azhar Ibrahim. . Wawancara. Singapura 26 Februari 2015

-----. Wawancara. Malang 1 Desember 2014.

Bachtiar, Hasnan. “Neo Sufisme Muhammadiyah dalam Artikulasi Teoretika”, Neo-Sufisme Muhammadiyah. Malang: UMM Press, 2015.

Baidhawy, Zakiyuddin. “Merujuk al-Qur’ân Menafsir Cita-Cita Muhammadiyah”, Makalah dipresentasikan dalam “Tadarus Pemikiran Kaum Muda Muhammadiyah: Muhammadiyah dan Gerakan Sosial Baru” yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang bekerjasama dengan Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah, Malang 17-19 Juli 2014.

-----. Teologi Neo al-Maun: Manifesto Islam Menghadapi Globalisasi Abad 21. Yogyakarta: Civil Islamic Institute, 2009.

Burhani, Ahmad Najib. “Internasionalisasi Muhammadiyah”, Tanwir: Majalah Kauman, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Edisi Maret-April 2015.

-----. “JIMM: Pemberontakan Generasi Muda Muhammadiyah terhadap Puritanisme dan Skripturalisme Persyarikatan”, dalam Neng Dara Afifah (ed.), Reformasi Gerakan Keislaman Pasca Orde Baru: Upaya Merambah Dimensi Baru Islam. Jakarta: Balitbang Depag RI, 2006.

Ibrahim, Azhar. “Against ‘Islam Liberal’: A Reactionary Discourse of Religious Conservatives and the Response of Progressives”, Contemporary Islamic Discourse in the Malay-Indonesian World: Critical Perspectives. Malaysia: SIRD, 2013.

-----. “The Making of Progressive Religion”, Islam, Religion and Progress: Critical Perspective. Singapore: The Reading Group, 2006.

Kuntowijoyo. “Pengantar: Jalan Baru Muhammadiyah”, dalam Abdul Munir Mulkhan, Islam Murni dalam Masyarakat Petani. Yogyakarta: Bentang, 2000.

Maarif, Ahmad Syafii. “Gagasan Islah dan Tajdid Muhammadiyah”, yang diselenggarakan oleh Islamic Renaissance Front (IRF) Malaysia, di Graha Pemuda Sri Hartamas, Kuala Lumpur Malaysia 21 Juni 2014.

-----. “Keniscayaan Kebebasan Berfikir dalam Muhammadiyah” dalam Ajang Budiman dan Pradana Boy ZTF. (eds.), Menggugat Modernitas Muhammadiyah: Refleksi Satu Abad Perjalanan Muhammadiyah. Jakarta: Best Media dan PSIF UMM Malang, 2010.

Mannheim, Karl. “On the Diagnosis of Our Time”, From Karl Mannheim, diedit oleh Kurt H. Wolff dengan kata pengantar oleh Volker Meja dan David Kettler, New Brunwick. NJ.: Transaction Publishers, 1993.

-----. Freedom, Power and Democratic Planning. London: Routledge and Kegan Paul, 1951.

-----. Ideology and Utopia. London: Routledge & Kegan Paul, 1976.

Muhammadiyah, Redaksi Suara. “Mencegah Kekerasan Atas Nama Agama”, Suara Muhammadiyah 17/100, 1-15 September 2015, 8.

Mulkhan, Abdul Munir. Wawancara. Malang 7 Juni 2015.

Mulyadi, Sukidi. “Menjadi Muslim Pluralis: Pergulatan Mencari Kebenaran dan Tuhan”, Muhammadiyah Progressif: Manifesto Pemikiran Kaum Muda. Jakarta: JIMM dan LESFI, 2007.

Munir, Lily Zakiyah. “Agendas for ‘Liberal Islam’: Contending Radicalism, Promoting Interfaith Dialogue and Pursuing the Rights of the Poor”, ICIP Journal, Vol. 2, No. 3, 2005, 7.

Nashir, Haedar. “Menghidupkan Matarantai Transformasi”, Suara Muhammadiyah, 17/100.

Qodir, Zuly. “Muhammadiyah dan Gerakan Islam Non-Mainstream”, paper dipresentasikan dalam “Tadarus Pemikiran Kaum Muda Muhammadiyah”, diselenggarakan oleh JIMM pada 17 Juli 2014 di UMM Malang.

-----. Wawancara. Solo 31 Oktober 2014.

Rahardjo, Dawam. “Politik Dunia Islam yang Bergejolak”, dalam Seri Kuliah Umum PSIF yang bertajuk 24 April 2015 di Universitas Muhammadiyah Malang.

Rahman, Fazlur. Revival and Reform in Islam: A Study on Islamic Fundamentalism. Oxford: Oneworld Publications, 2009.

Ramadan, Tariq. Islam, the West and the Challenges of Modernity. Leicester, UK: The Islamic Foundation, 2001.

-----. The Quest for Meaning: Developing a Philosophy of Pluralism. London: Allen Lane, 2010.

-----. Western Muslims and the Future of Islam. New York: Oxford University Press, 2004.

Rehman, Scheherazade S. dan Askari, Hossein. “How Islamic are Islamic Countries?”, Global Economy Journal, Vol. 10, Issue 2, 2010.

Setiaji, Bambang. “Mewujudkan Peta Jalan Internasionalisasi Muhammadiyah”, Jawa Pos 14 April 2015.

Syamsuddin, Din. “Tadarus Pemikiran Kaum Muda Muhammadiyah”, diselenggarakan oleh JIMM pada 17 Juli 2014 di UMM Malang.

ZTF, Pradana Boy. “JIMM: Sebuah ‘Teks’ Multitafsir”, Era Baru Gerakan Muhammadiyah. Malang: UMM Press dan al-Mâ‘ûn Institute Jakarta, 2008.

-----. Wawancara. Malang 3 September 2015.

-----. Wawancara. Malang 7 Juni 2015.

ZTF, Pradana Boy., Faiq, M. Hilmi dan Barron, Zulfan (eds.). “Dianggap Liberal, JIMM Diadili”, Era Baru Gerakan Muhammadiyah. Malang: UMM Press dan al-Mâ‘ûn Institute Jakarta, 2008.

Most read articles by the same author(s)